Emil Dardak Tekankan Inovasi dan Jejaring Kampus di Forum Rektor Indonesia

SURABAYA, Deadline.News — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya inovasi pendidikan tinggi serta penguatan jejaring antar perguruan tinggi di Indonesia.
Hal tersebut disampaikannya dalam Gala Dinner rangkaian Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia yang digelar di Gedung Negara Grahadi.
Menurut Emil, sinergi antar kampus menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
“Kolaborasi tidak boleh terbentur batas wilayah. Jejaring ini diharapkan memberi manfaat bagi ekosistem pendidikan maupun sektor lainnya,” ujarnya.
KIP dan Akses Pendidikan Tinggi
Emil mengungkapkan bahwa posisi Jawa Timur sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) terbanyak menjadi sinyal positif bahwa akses pendidikan tinggi semakin terbuka, meski di tengah tantangan ekonomi.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Barack Obama pernah mengatakan bahwa kunci kehidupan yang baik adalah edukasi,” kata Emil.
Dorong Kurikulum Merdeka Belajar
Lebih lanjut, Emil mendorong implementasi Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) di Jawa Timur sebagai langkah konkret dalam mendorong inovasi pendidikan.
Salah satu konsep utama KMB adalah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi pengalaman di luar kampus.
“Ada alokasi waktu bagi mahasiswa untuk berani mengeksplorasi hal baru di luar kampus,” jelasnya.
Pengembangan Teknologi dan Kolaborasi Global
Emil juga mencontohkan pengembangan cloud computing di KEK Singhasari sebagai salah satu bentuk implementasi inovasi pendidikan.
Melalui program tersebut, mahasiswa dapat menghabiskan satu semester untuk fokus mengembangkan solusi berbasis teknologi tanpa harus berada di kampus.
Program ini bahkan telah terhubung dengan kolaborasi global, seperti melalui Social Economic Accelerator Lab (SEAL) yang bekerja sama dengan Amazon Web Services.
“Ini bisa berkontribusi pada pembangunan dan pelayanan publik melalui solusi berbasis teknologi,” tambahnya.
Perkuat Ekosistem Pendidikan Nasional
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir sejumlah tokoh pendidikan nasional, di antaranya M. Nasih dan Nur Hasan, serta para rektor dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Sebagai provinsi dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di Indonesia, Jawa Timur diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis inovasi dan kolaborasi.[juan]





