HeadlineJatim

Kadis Dukcapil, Camat Sukolilo, dan Lurah Nginden Jangkungan Turun Langsung Kawal Asuhan Rembulan

FT: Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya Dr. Eddy Christijanto bersama Camat Sukolilo Muhammad Aries Hilmi dan jajaran OPD saat mengikuti pengamanan Asuhan Rembulan di wilayah Kecamatan Sukolilo, Surabaya.

 

SURABAYA, Deadline.News– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat pada. (12/7/26), melalui kegiatan Asuhan Rembulan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu malam. Kegiatan ini dipadukan dengan sosialisasi serta pengawasan penerapan sistem parkir non-tunai sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang aman, tertib, dan modern.

Program tersebut dilaksanakan serentak di 31 kecamatan dan 153 kelurahan dengan melibatkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, BPBD, serta perangkat kewilayahan lainnya.

Di Kecamatan Sukolilo, kegiatan dipimpin oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Dr. Eddy Christijanto, Drs., M.Si., selaku pejabat pengampu wilayah, bersama Camat Sukolilo Muhammad Aries Hilmi, S.STP., M.KP., Lurah Nginden Jangkungan Novy Astiwie, S.H., jajaran Bhabinkamtibmas Sukolilo, Satpol PP wilayah Sukolilo, BPBD, serta perangkat kecamatan dan kelurahan.

Dr. Eddy Christijanto mengatakan, Asuhan Rembulan merupakan langkah nyata Pemkot Surabaya untuk meningkatkan keamanan sekaligus menegakkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum.

“Ini kita setiap Jumat malam, Sabtu malam, sama Minggu malam melakukan peningkatan terhadap keamanan dan ketertiban. Yang di Kota Surabaya ini namanya Asuhan Rembulan. Mulai dari Kepala OPD, Camat, dan Lurah semuanya melakukan pengamanan di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, sasaran utama kegiatan tersebut adalah meningkatkan ketenteraman masyarakat serta memastikan penegakan peraturan daerah berjalan optimal demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga Surabaya.

Ia menjelaskan, seluruh OPD diberi tanggung jawab mengampu satu kecamatan sehingga pengawasan dapat dilakukan secara maksimal.

“Semua camat dan lurah turun, termasuk OPD. Masing-masing OPD mengampu satu kecamatan dan bergabung dengan kecamatan masing-masing. Saya sebagai pengampu Kecamatan Sukolilo turun bersama Pak Camat dan Lurah untuk mengamankan wilayah Sukolilo,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Sukolilo Muhammad Aries Hilmi mengatakan, patroli malam tersebut tidak hanya difokuskan pada pencegahan gangguan keamanan seperti balap liar, tetapi juga memantau implementasi parkir non-tunai di wilayahnya.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pemantauan berada di Jalan Raya Nginden, tepatnya di STMJ Bu Mun, Surabaya.

“Agenda kita malam ini yang pertama menjaga keamanan malam Minggu dari balap liar dan sebagainya. Yang kedua, kita mengecek implementasi parkir non-tunai. Alhamdulillah, teman-teman juru parkir di sini sudah memakai rompi dan pembayaran juga sudah non-tunai,” katanya.

Menurut Aries, penerapan parkir non-tunai diharapkan mampu menciptakan sistem parkir yang lebih tertib, transparan, dan mendukung peningkatan pendapatan daerah.

Ia juga mengajak masyarakat mulai membiasakan pembayaran parkir menggunakan QRIS maupun voucher parkir resmi yang telah disediakan Pemkot Surabaya.

“Ayo sama-sama mulai menggunakan pembayaran secara non-tunai. Bisa memakai QRIS atau membeli voucher parkir yang tersedia di kantor kelurahan, kecamatan, maupun beberapa toko modern,” imbaunya.

Di akhir kegiatan, Dr. Eddy Christijanto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan mematuhi seluruh peraturan daerah.

“Kepada masyarakat, tetap jaga ketenteraman dan ketertiban. Mari kita ciptakan Surabaya yang nyaman, indah, dan asri untuk kepentingan kita bersama. Yang terpenting adalah taat terhadap Peraturan Daerah Kota Surabaya,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi antara OPD, camat, lurah, aparat keamanan, serta partisipasi aktif masyarakat, Pemkot Surabaya berharap kondisi kota tetap kondusif sekaligus mendorong percepatan transformasi layanan publik berbasis digital.

Buka Semuanya

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Back to top button